Konsumerisme, Urbanisasi dan Kerusakan Masyarakat Perkotaan

Oleh: Dr. Fika Komara (CEO IMuNe) Kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) pernah viral menjadi perbincangan di Twitter dan Tiktok akhir tahun lalu. Tak lain karena netizen membicarakan gaya dan kehidupan ‘mbak-mbak SCBD’ yang fashionable dengan outfit serba bermerk. Mereka mengenakan sepatu Tori Burch seharga minimal Rp. 2,5 juta, ikat pinggang Michale Kors yang mencapai 1 juta rupiah, atau smart watch Apple yang harganya bisa mencapai dua digit. Namun ironisnya, kemudian terungkap bahwa ‘mbak-mbak SCBD’ Read more…

Menakar Efektivitas Kebijakan PPPK dalam Menuntaskan Problem Guru Honorer

Persoalan guru honorer menjadi bagian dari persoalan panjang dunia pendidikan di Indonesia. Keberadaan guru honorer sendiri merupakan solusi dari kurangnya tenaga kependidikan. Jumlah guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) yang dipekerjakan oleh pemerintah tidak seimbang dengan kebutuhan yang semestinya tersedia. Persoalan guru di Indonesia tak sekedar jumlahnya namun juga distribusi dari guru PNS yang tidak merata. Adanya perbedaan sumber pembiayaan dalam penggajian guru honorer, menyebabkan adanya perbedaan jumlah penerimaan gaji mereka. Sayangnya, lebih banyak dari Read more…

Tanah dan Manusia : Komparasi Politik Pertanahan Islam Melawan Kapitalisme

Tanah terus mewakili elemen penting dan formatif dalam keberlangsungan kehidupan manusia. Tanah adalah sumber daya yang langka dan terbatas. Ia memiliki peran penting sebagai basis dari sumber mata pencaharian serta pengembangan ekonomi dan ekologi. Konflik atas lahan tercipta ketika manusia dengan berbagai perbedaan kepentingan mereka berhadapan dengan lahan subur yang terbatas. Negara-negara di dunia berperang untuk mendapatkan akses atas tanah, pun masyarakat. Kelompok yang paling lemah dalam konflik semacam ini tidak jarang menjadi korban. Penyelesaiannya Read more…

Wadas Melawan

oleh Ulfa Ulinnuha (Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University) Sejak 2016, warga Wadas menolak pembangunan Bendungan Bener, salah satu proyek strategis nasional di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo. Protes dilakukan dengan menyurati beberapa pihak, audiensi, hingga aksi. Sayangnya, penolakan tersebut tidak direspons pemerintah, proyek tetap berjalan. Pada 8 Februari 2022, konflik agraria di Wadas kembali memanas. Twitter ramai dengan hashtag #WadasMelawan, #SaveWadas, dan WadasTolakTambang. Banyak video viral yang menunjukkan aparat menurunkan banner penolakan tambang batu andesit, Read more…

INVESTASI UNTUK KEPENTINGAN SIAPA? DAN BAGAIMANA PANDANGAN ISLAM

Investasi merupakan salah satu program yang sangat ditonjolkan oleh pemerintahan Jokowi sejak menjabat pada 2014. Berbagai upaya dilakukan untuk menarik investasi masuk ke Indonesia, mulai dari membangun infrastruktur, menyederhanakan regulasi, memberi insentif pajak, bahkan membentuk Kementerian Investasi dan Lembaga Pengelola Investasi, semua dilakukan agar Indonesia dapat menarik investasi baik dari dalam maupun luar negeri. Pemerintah melalui BUMN konstruksi bahkan berani menambah utang agar dapat membangun infrastruktur yang diharapkan mampu menarik investasi langsung. Upaya menarik investasi Read more…

Ancaman Kapitalisasi SDA, Dibalik Proyek Strategis Nasional di Sulawesi Selatan

Konektivitas merupakan hal yang sangat penting dalam pembangun karena memudahkan perpindahan manusia dan barang. Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sulawesi Selatan, Kereta Api Makassar-Parepare dan MNP, yang mendatangkan investor dari luar merupakan suatu prestasi tersendiri untuk pemerintah setempat. Namun, PSN ini justru menjadi lahan korupsi baru, melahirkan konflik agraria hingga kerusakan lingkungan. Seakan menggambarkan kepada kita, percepatan pembangunan hanya diperuntukkan untuk para oligarki, memajukan bisnis mereka, mengeruk SDA di Sulawesi Selatan yang menjadi wilayah Read more…

Badai Moderasi Beragama, Mengguncang Aqidah

Penulis : Irma Ismail ( Penulis dan Aktivis Muslimah) Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, memasuki bulan Desember maka gaung toleransi semakin massif untuk dihembuskan, bukan sekedar diminta menghormati keyakinan yang berbeda bahkan lebih daripada itu. Padahal masalah agama adalah masalah keyakinan,  masalah yang sangat sensitive, karena setiap agama mempunyai cara pandang  tersendiri dalam beribadah maupun dalam menata kehidupan. Dan kembali  menjadi polemic di tengah masyarakat ketika ada edaran pemasangan  spanduk dari  Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan  tentang Read more…

Wanita dalam Pusaran Krisis Mental

Oleh Agu Dian Sofiyani Dua tahun sudah dunia dalam serangan pandemi Covid-19. Namun, hingga detik ini virus corona masih bertahta. Sistem kapitalisme yang diemban hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia gagal menyelesaikan masalah wabah. Kapitalisme yang mengagungkan nilai materi dan individualistis telah melahirkan kebijakan yang lebih mengutamakan ekonomi segelintir oligarki dibandingkan nyawa manusia. Akibatnya, muncul berbagai krisis di dalam krisis. Salah satu krisis yang tengah terjadi dan  tak bisa dipandang sebelah mata adalah terjadinya krisis Read more…

Poligami, Antara Minat dan Tuduhan Jahat

Oleh Triana Dewi P Pembicaraan masalah poligami senantiasa mendapat perhatian publik. Pasalnya, poligami masih dipandang negatif bagi sebagian masyarakat negeri ini. Poligami juga masih menjadi sasaran empuk untuk digoreng oleh pihak tertentu, apalagi jika menyangkut keadilan terhadap perempuan.Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga, beberapa waktu yang lalu mengadakan diskusi ilmiah bertema “Poligami di Tengah Perjuangan Mencapai Ketangguhan Keluarga”. Diskusi ilmiah yang digelar dengan mendatangkan beberapa pembicara seperti Guru Besar Hukum Islam Universitas Negeri Read more…

Percepatan Pembangunan Infrastruktur Untuk Memuluskan Hilirisasi SDA Tanah Bumbu-Kota Baru

ABSTRAK Percepatan pembangunan infrastruktur di Kalimantan Selatan ini hanya untuk para oligarki. Rakyatnya dibiarkan bodoh dan terus dibiarkan tidak paham dengan Islam politik. Para oligarki hidup nyaman dalam sistem demokrasi sekuler, dimana mereka tempatkan boneKa mereka untuk menjadi penguasa. Berikutnya penguasa tadi membuat aturan yang mendukung proyek yang diinginkan oleh para oligarki, tentu dengan dukungan perundang-undangan. Hilirisasi hanya bentuk semakin meningkatkan level bisnis para oligarki, yang awalnya berupa bahan mentah, menjadi barang jadi. Rakyat pun Read more…