Linimasa Kegagalan Facebook

Pada tahun 2015, CEO Facebook Mark Zuckerberg bersumpah untuk membuat platform media sosial miliknya sebagai rumah yang ramah bagi umat muslim setelah anggota komunitas muslim menghadapi reaksi brutal akibat serangan kekerasan yang mengerikan di Paris. Zuckerberg memposting di Facebook, “Setelah serangan Paris dan kebencian minggu ini, saya hanya bisa membayangkan ketakutan yang dirasakan umat muslim bahwa mereka akan dianiaya karena tindakan orang lain. Sebagai pemimpin Facebook kita akan berjuang untuk melindungi hak anda, serta menciptakan Read more…

Mewujudkan Pemuda Harapan Umat untuk Lantang Menyeru Pembebasan Palestina

Oleh: Agu Dian Sofiyani Pemuda hari ini adalah pemimpin di masa depan (syubbanul yaum rijalul ghod). Itulah yang disampaikan Imam Syafi’i tentang pemuda. Ya, pemuda selalu identik dengan harapan di setiap zaman. Di tangan pemudalah harapan itu dipikulkan. Sayang, potensi pemuda Muslim yang begitu besar berhasil dimandulkan oleh cengkraman ideologi sekularisme kapitalisme. Akhirnya tak sedikit para pemuda muslim yang pemikirannya terjebak dalam kerangkeng pola ideologi sekularisme. Jadilah para pemuda Muslim semakin jauh dari pemikiran Islam Read more…

Analisis Geostrategis Maluku Utara Dalam Jalur Maritim Indonesia Timur

A. Pendahuluan Latar belakang Sebagai negeri dengan sumber kekayaan yang melimpah, Indonesia selalu menjadi perhatian dunia sebagai salah satu wilayah investasi favorit. Terlebih Kawasan Timur Indonesia yang masih ‘perawan’, sehingga prediksi ke depan Indonesia Timur akan menjadi tujuan investasi yang besar. Hal ini terbukti dari beberapa proyek yang tengah dikembangkan. Propinsi Malut merupakan salah satu wilayah yang dikembangkan, karena didukung oleh posisi strategis dan sumber daya alam yang melimpah. Investor lokal dan Asing pun mulai Read more…

Refleksi Visi Geopolitik Pertahanan Maritim Nusantara

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki 17.499 pulau dengan luas total wilayah sekitar 7,81 juta km2. Dari total luas wilayah tersebut, 3,25 juta km2 adalah lautan dan 2,55 juta km2 adalah Zona Ekonomi Eksklusif. Hanya sekitar 2,01 juta km2 yang berupa daratan (KKP, 2020). Kondisi wilayah perairan yang lebih luas dibanding wilayah daratan ini menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, sebagaimana yang ditegaskan oleh Presiden Joko Widodo. Indonesia memiliki potensi laut dengan dimensi yang beragam, Read more…

Analisis Krisis Hutan Mangrove Berau

Berau merupakan kabupaten terbesar ketiga di Kalimantan Timur yang menjadi pintu gerbang pembangunan Kalimantan Timur bagian utara. Kondisi geografis Kabupaten Berau berupa daratan, lautan dan pulau-pulau kecil membuat kabupaten ini memiliki banyak potensi flora dan fauna yang juga menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat Berau dalam menjaga kelestarian dan fungsi strategisnya sebagai penyeimbang iklim dunia. Daerah pesisir Berau yang menawan telah banyak dikenal dengan panorama memukau yang menarik wisatawan Dalam dan Luar Negeri. “Maldives nya Indonesia” Read more…

Perempuan, Tak Berdaya dalam Arus Pemberdayaan Gender

Oleh: Tolawati Ummu Athiyah Berbagai upaya untuk menarik kaum perempuan agar menunjukkan eksistensinya di ranah publik tidak pernah surut. Bahkan di masa pandemi tuntutan agar kaum ibu semakin gesit mencari pundi-pundi Rupiah justru semakin ditekankan.Dalam seminar nasional “Perempuan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif”, Sabtu (10/4), Ketua komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) MUI, Dr.Hj. Siti Ma’rifah, MM, MH, menyatakan bahwa kaum perempuanlah yang paling merasakan dampak ekonomi karena pandemi, sehingga melibatkan perempuan dalam upaya pemulihan ekonomi Read more…

Demokrasi Memperparah Disrupsi Digital

Profesor Noreena Hertz, dalam buku best seller The Silent Take Over menyatakan bahwa hegemoni kapitalisme semakin menguat di era demokrasi, dimana para kapital mudah bersimbiosis dengan kekuasaan demi meraih kepentingannya. Demokrasi menjadi sistem politik yang saat ini dipilih di banyak negara. Harapan bahwa demokrasi menjadi antitesis dari sistem otoriter, nyatanya tetap membuka peluang rezim menjadi otoriter, termasuk dalam era digital saat ini. Pengekangan kebebasan publik, sensor digital, pembungkaman kritik, buzzer kekuasaan, hingga penguasaan dan pengendalian Read more…

Distorsi Paradigma yang Bernuansa Sekuler Kapitalistik pada Peta Jalan Pendidikan 2035

Nuansa sekuler kapitalistik pada draf Peta Jalan Pendidikan Nasional (PJPN) 2020-20235 terasa begitukental. Hal ini jelas termaktub dalam visi pendidikan Indonesia 2035 yaitu “Membangun rakyat Indonesiauntuk menjadi pembelajar seumur hidup yang unggul, terus berkembang, sejahtera dan berakhlak muliadengan menumbuhkan nilai-nilai budaya Indonesia dan Pancasila”. Selain memarginalkan peran agama,arah pendidikan tampaknya juga hanya mempertimbangkan aspek pragmatis terkait pasar dan ekonomi.Meski Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyampaikan bahwa frasa agama yangsempat menimbulkan polemik akan dimasukkan secara Read more…

ANALISIS POTENSI WILAYAH ACEH

Aceh sebagai pintu gerbang barat Indonesia sekaligus sebagai wilayah cadangan gas terbesar kedua di dunia menjadi viral karena termasuk wilayah termiskin se-Sumatera. Bahkan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Aceh sudah menjadi daerah termiskin dibandingkan dengan daerah lain di Sumatera sejak tahun 2002.Sungguh ironi, Aceh menjadi negeri yang miskin di tengah berlimpah ruahnya sumber daya alam (SDA). Apa yang menyebabkan Aceh mengalami kemiskinan yang berkepajangan? Tentu sangat menarik untuk di kaji, dengan pendekatan geopolitik diharapkan tulisan ini Read more…

Banjir Kalsel: Bukan Semata Faktor Teknis, Tapi Juga Faktor Ideologis

Awal tahun 2021 Indonesia kembali dikejutkan dengan banjir besar yang menerjang  11 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan yang meliputi Kabupaten Tapin, Banjar, Kota Banjar Baru, Tanah Laut, Banjarmasin, Hulu Sungai Tengah, Balangan, Tabalong, Hulu Sungai Selatan, Batola, dan Hulu Sungai Utara, sebanyak 54.363 rumah terdampak dan 76.962 warga mengungsi.  Bencana yang terjadi di Kalsel adalah bencana hidrometeorologi yang disebabkan oleh penurunan luasan hutan primer dan sekunder (akibat alih fungsi kawasan hutan) dengan kondisi topografinya sebagaimana yang Read more…