Tentang KOPI Muslimah

adalah wadah aspirasi, jejaring, dan karya para penggerak opini Muslimah – alumni Workshop Timur Jauh – agar memiliki lingkungan politik dan meningkatkan kualitas opini Islam para aktivis Muslimah

visi

Mewujudkan komunitas pemikir dan penulis Muslimah dari alumni workshop MTJ yang mampu menjadi leader penggerak opini (Muslimah) dengan ketajaman sudut pandang Ideologi Islam

misi

  1. Terbentuknya wadah kondusif bagi aktivis Muslimah yang ingin meningkatkan (upgrade) kemampuan menulis dan analisisnya dengan ketajaman sudut pandang Ideologi Islam
  2. Terbangunnya bi’ah berpikir dan analisis politik internasional pada setiap anggota komunitas
  3. Terwujudnya kemampuan menulis dengan ketajaman sudut pandang Islam politik
  4. Terbentuknya jejaring penulis Muslimah alumni workshop Muslimah Timur Jauh dengan jaringan lain secara luas

moto

Monitor, Analisis, Tuliskan!

Menghapus Tuduhan Feminis Atas Beban Ganda Perempuan di Masa Pandemi

Oleh : Crafty Rini Putri Diah Pitaloka (aktivis feminis milenial) dalam Webinar Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP-RI) pada 4 Januari 2021 lalu mengangkat isu pendekatan feminis dalam kebijakan new normal di Indonesia. Menurutnya, perempuan masih berhadapan dengan masalah diskriminasi dan ketidakadilan gender. Diperkuat oleh Sri Mulyani, MenKeu RI yang..

Delusi Kesetaraan Gender dalam Gerakan Feminisme Indonesia Menuju IWD

Oleh : Crafty Rini Putri Narasi palsu feminisme terus digulirkan di kalangan perempuan milenial. Pergerakan feminis milenial di kampus-kampus semakin nyata. Mereka menilai kampus sebagai tempat civitas akademika yang nyatanya belum sepenuhnya menjadi ruang aman dari sexual abuse and harassment (kekerasan dan pelecehan seksual). Berdasarkan survei yang dilakukan oleh kolaborasi..

ANALISIS POTENSI WILAYAH KABUPATEN BANYUWANGI

Banyuwangi The Sunrise of Java belum lama ini kembali menjadi perbincangan hangat di media karena Deklarasi kontroversial Pesatuan Dukun Nusantara (PERDUNU) di tengah upaya pemerintah setempat mengubah citra kota “santet” menjadi destinasi wisata unggulan. Di tengah “geliat” pariwisata pasca diterapkannya pembatasan sosial akibat pandemic, PERDUNU menyatakan keinginannya untuk menggelar festival..

Media Sosial dalam Pusaran Kapitalisme Penyebab Depresi Kalangan Milenial

Oleh: Erika Kartini Saat ini media sosial adalah tempat bergaul masa kini dalam masyarakat. Tanpa perlu bepergian dan mengahabiskan banyak tenaga, semua orang bisa berinteraksi dengan siapa saja. Cukup dengan memainkan jari jemari sambil rebahan, dunia seperti ada dalam genggaman. Ingin kenalan dengan siapapun dan dimanapun bisa dilakukan dengan hitungan..

Kepulauan, Rumah Ideal Persembunyian Virus?

Oleh : Vivin Indriani “Siapa yang ‘menguasai’ jantung arsipel Indonesia akan menguasai arterinya dan siapa yang ‘menguasai’ arteri akan berdaulat atas keseluruhan Negara- Bangsa Indonesia.” -Daoed Joesoef- Sesungguhnya potensi geografis antara negara kontinental dengan negara kepulauan tidak sama. Keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dalam urusan pengendalian dan peta sebaran wabah…

Membaca Pola Konstelasi Internasional Pada Isu-Isu Lokal

Oleh: Anissyaul U. Di zaman now belajar dan menemukan lingkungan politik bagi seorang muslimah negarawan tidaklah susah. Hal ini terjadi karena perkembangan teknologi informasi yang mempermudah muslimah negarawan belajar dimana saja dan kapan saja tidak terbatas daerah bahkan negara. Asal ada kemauan untuk belajar dan mengasah diri, belajar lewat sebuah..

Menemukan Dimensi Strategis Ideologis pada Isu-Isu Lokal

Oleh Hana Ummu Dzakiy (Anggota Kopi Muslimah) Jika membaca berita, akan kita dapati banyak sekali isu-isu lokal. Begitu juga dengan hasil monitoring tematik berita dari anggota grup kopi muslimah. Masing-masing daerah punya isu lokal. Dari sekian banyak isu lokal yang dikumpulkan oleh anggota Kopi, akhir-akhir ini, Ustadzah Fika mengelompokkannya ke..

Dampak Tatanan Negara Yang Masuk Angin

Oleh : Yulia Sari #CatmonKopiMuslimah Catatan monitoring tatabu tematik kali ini adalah “menemukan dimensi strategis ideologi pada isu-isu lokal. Hal yang menjadi poin penting adalah bagaimana menganalisis isu lokal itu dengan tepat. Yang menjadi permasalahan bagi emak-emak keren para pejuang opini Islam kebanyakan adalah kurang dalam menganalisis. Jadi disinilah kemudian..

Lanskap Opini 03/April 2019

Alhamdulillaah kembali rilis, landscape kuadran opini KOPI Muslimah ☕️☕️☕️, edisi 03/ April 2019 Nikmati seduhan analisis berita 📰 📰 dengan sudut pandang Islam 📑 Selamat menulis dan merespon dengan pemikiran Islam! Kunjungi website www.imune.id untuk menikmati seduhan karya KoPi 🍵 Muslimah

Pelajaran dari Aksi “Terorisme“ terhadap Muslim New Zealand

Dua minggu berlalu pasca aksi penembakan di Christchurch, New Zealend. Jumat kelabu. Mendungnya cuaca yang mewakili perasaan umat Islam di berbagai belahan dunia hari itu. Seolah mengisyaratkan bahwa alam pun marah atas tewasnya beberapa nyawa tak bersalah di Selandia Baru. Menanggapi kejadian tersebut perdana menteri Selandia Baru – Jacinda Ardern..

Membungkam Ormas Islam BUKAN Pekerjaan Pemimpin Sejati Umat (Belajar dari Pakistan dan Indonesia)

Membungkam kelompok Islam yang dianggap radikal dan dilabeli ekstrim nampaknya semakin menjadi gejala dunia Islam hari ini seiring dengan wabah Islamophobia yang ditiupkan Barat. Baru-baru saja pemerintah Pakistan mengintensifkan kampanye pelarangan ormas Islam yang dituduh ekstrimis. Seperti diberitakan Reuters, atas arahan Amerika, Pakistan berani melakukan langkah keji dengan menarget organisasi-organisasi..

Waspadai Rivalitas Kekuatan Asing di ASEAN

Pada akhir bulan Februari lalu dalam sebuah konferensi yang di selenggarakan di Kuala Lumpur, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad menyampaikan salah satu poin yang berkaitan dengan mulai tegangnya rivalitas Asing dalam melakukan intervensi di wilayah ASEAN. Mahathir mengatakan bahwa telah terlihat benih-benih konfrontasi dimana perbatasan garis sudah dibuat, armada tengah..

Diplomasi Lemah Penguasa Muslim Hadapi Hegemoni China

Sikap Putra Mahkota Arab Mohammed Bin Salman (MBS) yang membela China soal penahanan kamp konsentrasi untuk Muslim Uyghur sangat ironis. Padahal, sebagaimana diberitakan TEMPO.CO (23/2/2019), Middle East Eye melaporkan, Omer Kanat, Direktur Uyghur Human Right Project, organisasi pembela hak asasi Uyghur yang berbasis di Amerika Serikat, sebelumnya memohon kepada MBS..

Ketidakberpihakan yang Mencolok di Balik Dalih Isu Separatisme di Xinjiang

Sebagaimana dilansir oleh www.kiblat.net pada akhir Februari lalu bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman mendukung pembangunan kamp konsentrasi untuk Muslim Uighur. Ia bahkan mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh negera yang memperoleh julukan tirai bambu ini dapat dibenarkan. “Cina memiliki hak untuk melakukan pekerjaan anti-terorisme dan ekstremisme untuk..

Ambisi Australia Liberalisasikan Perdagangan, Indonesia Untung Apa Buntung?

Indonesia dan Australia resmi menjalin kerja sama perjanjian dagang melalui Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA), di Jakarta, Senin (4/3). Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berharap dengan tekennya perjanjian antara Indonesia – Australia dapat mendorong daya saing Indonesia sehingga dapat berkompetisi secara global. Selain itu, Luktia berharap bahwa Indonesia dapat mengekspor barang..

Kopi Muslimah

Grup ☕ KOPI Muslimah ☕ versi baru 2019 siap meluncur Bismillahirrahmanirrahim Komunitas Penggerak Opini Islam Muslimah Nikmati seduhan ☕ analisis berita dan strategi opini demi meningkatkan kualitas opini Islam Fasilitas: ⦁ Landscape Kuadran Opini (dwi mingguan) ⦁ Sharing dan Penajaman Tulisan (SPT) (dwi mingguan) ⦁ Diskusi dan Analisis berita/isu krusial..

212, Panggilan Jihad, dan Kesatuan Kaum Muslim

Oleh: Fahmiyah Tsaqofah Islamiy Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menanggapi Aksi Reuni 212, melalui media sosialnya. Mahfud MD mengaku bahwa dirinya tidak diundang dalam gelaran Reuni 212 tersebut. Mahfud MD mengatakan jika Reuni Akbar 212 bermuatan politis dan bukan merupakan aksi keagamaan. Mahfud MD juga menuturkan, hadir atau tidaknya..

Pilkada, ‘Pintu Ajaib’ Menuju Kapitalisasi Tambang

Oleh: Nindira Aryudhani, Relawan Opini dan Media, Kampung Inggris, Pare, Kediri, Jawa Timur; E-mail : nindira.a@gmail.com Pilkada serentak 2018 digelar di 171 daerah, Rabu (27/6/2018). Tujuh belas daerah di antaranya pilkada provinsi. Tak pelak, dana fantastis sejumlah Rp 15,95 triliun pun digelontorkan untuk menunaikan pesta demokrasi ini. Terkait hal ini,..

Menjaga Suriah dari Bertransformasi menjadi Vietnam

Oleh: Iranti Mantasari, BA.IR Mahasiswi Kajian Timur Tengah dan Islam UI Suriah, tanah Syam yang sepatutnya dijaga oleh seluruh kaum muslim. Bagaimana tidak, berulangkali lisan mulia baginda Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam menyebutkan keutamaan Suriah, terutama posisi strategisnya dalam menghadapi akhir zaman. Dikatakan dalam salah satu hadits bahwa “Pusat kepemimpinan..

Generalisasi Identitas Fatal Rezim Sekuler terhadap Islam

Oleh: Iranti Mantasari, BA.IR Mahasiswa Pascasarjana Kajian Timur Tengah dan Islam UI Terminologi radikalisme akhir-akhir ini cukup menjadi sorotan di banyak belahan dunia, mulai dari Amerika, Eropa, hingga ke Asia. Radikalisme, menurut Dekan Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana, Muhammad Iqbal memiliki arti yang sebenarnya netral atau positif, yaitu cara berpikir..

Sosok Umar dan Mush’ab zaman Now

Oleh: Indriani, SE, Ak HIJRAH di tengah kenyamanan dan kemapanan materi, tentu bukanlah sesuatu hal yang mudah. Akan banyak godaan, ujian, hambatan dan rintangan yang menanti dalam perjalanan hijrah itu. Begitupun mungkin yang dirasakan oleh sosok “mantan rocker” era 80-an yang akhirnya hijrah dan mengubah jalan hidupnya 360 derajat menjadi..

Utang Kian Melambung, Amankah?

Oleh: Indriani, SE, Ak (IRT, Penulis, Pemerhati Ekonomi) Gubernur Bank Indonesia (BI) mengomentari jumlah utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir April 2018. Dari catatan BI, ULN tersebut berada pada angka 356,9 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp 4.996,6 triliun (kurs Rp 14.000 per dollar AS). Menurut..

Hijrah Harry Moekti & Didikan HTI

Oleh: Fahmiyah Tsaqofah Islamiy (Politisi pelajar, siswi HSG SMA Khoiru Ummah Taman-Sidoarjo) Berita duka menyelimuti jagad media. Seorang mantan rocker yang namanya paling masyhur di dunia hiburan tahun 80-an itu menutup usianya yang ke 61 tahun pada hari Ahad, 24 Juni 2018 pukul 20.49 WIB. Haryadi Wibowo, atau yang kerap..

Persekusi Profesor, Paradoks Perpres TKA

Oleh: Nindira Aryudhani   Profesor, hingga detik ini, masih menjadi gelar akademik tertinggi. Gelar tersebut mengaktualisasikan pemiliknya pada variabel kepakaran dan intelektualitas. Namun demikian, kiranya kita tak lepas waspada dengan wacana serius pemerintah untuk mengimpor dosen asing yang telah diresmikan dengan Peraturan Presiden No 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga..

Warnai Dunia Dengan Ujung Penamu

Oleh: Indri Faaza   “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tdak menulis, ia akan hilang dalam masyarakat dan sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”  (Pramoedya Ananta Toer)   “Ikatlah ilmu dengan tulisan.” (Ali bin Abi Thalib)    “Setiap tetes tinta seorang penulis adalah darah bagi perubahan peradaban. Karenanya, perhatikanlah bagaimana..

Kampus Radikal, Membungkam Syiar Islam

Oleh: Nindira Aryudhani Label ‘kampus radikal’ bagai bola panas yang menggelinding liar. Kampus mana pun, intelektual siapa pun, termasuk mahasiswa/i muslim, sangat mungkin terlibas dengan penjalarannya. Terlebih dengan wacana revisi UU Anti Terorisme yang jika Mei ini tak selesai, maka Juni akan diterbitkan Perppu Anti Terorisme. Bagai legalisasi dugaan akan..

Membeli Orang Kritis

Oleh: Nindira Aryudhani   Di mana ya bisa membeli orang kritis? Tentu di bidang yang ia kritik. Bagaimana caranya membeli orang kritis? Bisa dengan berbagai cara. Setidaknya ada dua cara yang paling persuasif. Yang pertama, dengan penawaran jabatan. Orang kritis jika diberi jabatan di bidang yang ia kritisi, jelas memberinya..

Pengaruh Suksesi Perpolitikan Malaysia Terhadap Indonesia

Oleh: Nindira Aryudhani (Relawan Opini dan Media)   Tanggal 10 Mei 2018, menjadi hari bersejarah bagi warga Malaysia. Melalui pemilu, politisi gaek Malaysia Mahathir Mohamad menjadi perdana menteri Malaysia ketujuh mengalahkan perdana menteri pertahanan Najib Razak, mantan anak didiknya. Hal ini awalnya di luar prediksi. Kendati Mahathir memang sudah meyakinkan..

Momen Car Free Day : Lahan Stategis untuk Menebar Kebaikan

Oleh : Tia Miftahul Khoiriyah, S.Si   Antusiasme masyarakat dalam meramaikan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau terkenal Car Free Day (CFD) sangatlah tinggi. Bagi mereka CFD adalah ajang refreshing bersama keluarga, saudara, atau sahabat. Berkumpul di pusat kota dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua. Keadaan yang stategis menjadi..

Luluh Lantaknya Sistem Keamanan Kita

Oleh: Nindira Aryudhani   Kasus bom kembali menyeruak. Seperti hendak ambil bagian dalam hiruk pikuk isu nasional. Mulai dari beberapa hari yang lalu ketika ada kerusuhan di Mako Brimob. Bagaimana mungkin lembaga sementereng Brimob bisa kalah oleh napi teroris? Padahal anggota Brimob di Mako, jumlahnya pasti banyak dan mereka pasti..

Matinya Kekuasaan Pemimpin Kafir Jumawa

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menolak meminta maaf atas ucapannya saat kampanye yang melarang semua Muslim memasuki AS. Saat ditanya apakah Trump akan meminta maaf atas usulnya melarang Muslim masuk ke AS, Trump menegaskan tidak ada yang perlu dimintai maaf. Penolakan Trump untuk meminta maaf atau menarik seruannya melarang..

Politisi tanpa Kursi

Hendaklah politik dimaknai sebagai pemenuhan dan pelaksanaan berbagai urusan rakyat.   REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Nindira Aryudhani *)   Politik detik ini memang identik dengan kursi, yakni kursi jabatan. Entah itu anggota dewan legislatif, kepala daerah, menteri, pun kepala negara. Semua partisipan alias bakal calon seolah wajib berebut kursi kala agenda pemilihan telah..

Justice for Asifa Bano hanya terwujud dalam Kepemimpinan Islam

Oleh Tia Miftahul Khoiriyah, S. Si*) Lagi, darah Muslim tertumpah terjadi di Kashmir, India. Asifa Bano adalah gadis Muslim berusia delapan tahun di India. Dia tewas dibunuh dengan keji setelah sebelumnya diperkosa oleh sekitar delapan pria pada Januari lalu. Kejadian ini bukanlah peristiwa pertama kali yang pernah terjadi pada Muslim Kashmir…

Lampu Kuning Utang Indonesia

Oleh: Indriani, SE, Ak (IRT, Penulis dan Alumni Kelompok Studi Ekonomi Islam) “Ekonom senior Rizal Ramli mengakui utang luar negeri Indonesia masih menjadi topik menarik untuk dibicarakan. Terlebih setelah ada pengumuman Bank Indonesia bahwa ULN Indonesia tahun 2017 mencapai lebih Rp 4.000 triliun.” (Tribunnews.com, 6/4/2018) Rizal pun mengingatkan jumlah ULN..

Wajah Baru Arab Saudi

Oleh: Erni Yuwana*) Arab Saudi berusaha mengenalkan wajah barunya. Wajah yang tidak kaku. Wajah yang lebih ramah. Wajah yang lebih terbuka. Wajah baru yang menampilkan rasa “nyaman” di mata dunia. Wajah baru tersebut adalah wajah modernisasi dibalik program Saudi Vision 2030. Program Saudi Vision 2030 dianggap sebagai langkah efektif untuk..

Mahasiswa Muslim Malaysia Serukan “Kembali ke Fitrah”, Kaum Sodom Modern Meradang

Tidak lama berselang sejak Asosiasi mahasiswa Muslim Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang menggelar forum bertajuk “Back to Fitrah” 24 Maret 2018 lalu, media internasional dan para pegiat kebebasan ramai-ramai menghujat. Padahal dalam forum itu terbuka kesempatan bagi para mahasiswa untuk menyerahkan beragam gagasan mengenai bagaimana agar teman-teman mereka yang..

Utang : Mental Inlander Pemerintah Kita

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengungkapkan pentingnya utang luar negeri untuk kemajuan Indonesia. Ia menyatakan bahwa utang merupakan sesuatu yang wajar dan negeri ini tidak bisa hidup tanpa utang. Bahkan menurutnya, utang luar negeri Indonesia harus ditambah untuk kegiatan yang dapat meningkatkan penerimaan devisa. (Kumparan.com – 2/4/2018). Mindset..

Solusi Rohingya Butuh Perisai Umat Bukan Repatriasi

Oleh Tia Miftahul Khoiriyah, S. Si (Guru dan Anggota Komunitas Penggerak Opini Muslimah) Status stateless abadi bagi Muslim Rohingya nampak tidak akan segera berakhir. Kesepakatan repatriasi pengungsi Rohingya yang seharusnya dilakukan pada November 2017 tidak terlaksana. Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menilai bahwa Myanmar belum siap repatriasi pengungsi Rohingya dari Bangladesh. Kesepakatan..

Konflik Ghouta: Persekongkolan Keji Ideologi Kufur Melawan Islam

Tertanggal 19 Februari 2018, Ghouta Timur, salah satu daerah di Suriah mulai dikepung dan diserang oleh rezim Bashar dengan dibantu oleh militer dan persenjataan dari Russia. Sekitar 400,000 rakyat sipil terpaksa berlindung di bawah tanah akibat serangan darat dan udara yang dilancarkan rezim dan sekutunya. Penyerangan pada daerah Ghouta sebelumnya..

Kamp Re-Edukasi Muslim Uyghur : Bukti Deradikalisasi dilakukan hanya oleh Rezim Anti Islam

Kebijakan represif, restriktif dan diskriminatif terhadap Muslim Uighur di Xinjiang terus berlanjut Baru-baru ini otoritas resmi Xinjiang menargetkan Muslim Uighur dibawah usia 40 tahun untuk dikirim ke kamp-kamp pendidikan ulang seperti yang diberitakan Radio Free Asia (22/3/2018). Mereka yang lahir setelah tahun 1980 dianggap “keras” dan rentan terpapar apa yang..

Ada Konde Di Balik Cita-cita Dua Periode

Publik muslim Indonesia terluka, pasca pembacaan puisi “Ibu Indonesia” oleh Sukmawati Soekarnoputri beberapa hari yang lalu. Puisi yang memaksakan pembandingan antara konde-kidung dengan cadar-adzan, yang pada dasarnya tidak komparatif. Tak syak, warganet merah padam menyerang bait-bait puisi tersebut. Dunia maya gempar, hingga Sukmawati bertekuk lutut meminta maaf kepada umat Islam,..

Aceh, Senjata Media Barat Serang Islam  

Oleh:  Cut Putri Cory Aceh viral itu biasa. Parade berita negatif terkait pembinaan kaum sodom, cambuk pelaku zina, wacana hukum qishash, dan lainnya, hal itu memang menjadi target media kufur untuk mencitraburukkan syariat Islam. Pun dalam kasus yang saat ini sedang merebak di Aceh yaitu fenomena pelacuran, Meulaboh (Aceh Barat)..

Mahasiswa & Student Loan, Ada Apa dengan Dunia Pendidikan?

Oleh: Fahmiyah Tsaqofah Islamiy (Siswi kelas 10 HSG SMA Khoiru Ummah Sepanjang-Taman, Anggota komunitas Smart With Islam Sidoarjo) Siapa yang tak kenal mahasiswa? Ya, mereka adalah manusia-manusia yang sejatinya memiliki idealisme yang tinggi. Masih ingatkah kita dengan peristiwa 10 Mei 1998? Saat dimana sebuah reformasi di Indonesia dipelopori oleh mahasiswa..

Fully Human With Islam

Oleh Erni Yuwana Gaung atas nama kebebasan menggema dalam Gerakan Women’s March Jakarta (WMJ) pada hari Sabtu, 3 Maret 2018. Dua ribu wanita melakukan long march dalam upaya menyambut Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada 8 Maret setiap tahunnya. Jalanan Jakarta penuh warna dengan papan-papan pesan penuh kata. Sejumlah figur..

Komunitas Penggerak Opini Muslimah

☕ KOPI Muslimah ☕ adalah wadah aspirasi, jejaring, dan karya para penggerak opini Muslimah – alumni Workshop Timur Jauh – agar memiliki lingkungan politik dan meningkatkan kualitas opini Islam para aktivis Muslimah 💪 Visi: Menjadi Leader Komunitas Penggerak Opini (Muslimah) dan wadah kondusif bagi aktivis Muslimah yang ingin meningkatkan (upgrade)..