[InDepth Talk] Tiga Tahun Thufanul Aqsa: Peran Strategis Nusantara Melawan Zionisme Global

Rentang harga: Rp25,000 hingga Rp100,000

SKU: N/A Kategori:

Tiga tahun telah berlalu sejak Thufanul Aqsa meletup sebagai metafora dan pemicu perlawanan modern, peristiwa ini betul-betul menjadi badai geopolitik yang mengubah banyak permainan penjajahan modern. Badai ini mungkin mulai meredup, namun ruh perlawanannya telah makin merasuk ke sendi-sendi umat termasuk yang berada terjauh di ujung timur, Nusantara.

Dari bentangan samudera Asia Tenggara hingga hamparan tanah Syam yang diberkahi, terbentang benang merah takdir sejarah yang tak pernah putus. Meski terpisah ribuan mil, Nusantara dan Baitul Maqdis dipersatukan oleh garis perjuangan yang sama: melawan cengkeraman penjajahan.

Selama empat abad, umat Islam di Nusantara telah mengukir rekam jejak perlawanan antikolonial di simpul-simpul geopolitik utama – mulai dari Selat Malaka, Laut Jawa, hingga perairan Maluku. Berlandaskan akidah Islam, para pahlawan pembebas menegakkan kedaulatan negerinya di bawah panji-panji tauhid.

Hari ini, tragedi Gaza dan perjuangan pembebasan Baitul Maqdis memanggil lahirnya generasi baru dari Nusantara. Mereka adalah generasi yang dibekali visi kenabian, agar mampu melawan ideologi dan gerakan zionisme modern yang telah menodai Baitul Maqdis. Visi ini harus ditopang oleh dua kekuatan utama:

– Bashirah (insight): Kapasitas membaca literasi sejarah dan realitas negeri secara kritis untuk memisahkan yang hak dari yang batil.

– Firasat (Foresight): Intuisi strategis berbasis cahaya iman untuk memetakan potensi Nusantara dalam menembus masa depan pembebasan Al-Aqsa.

Karena itu, Institut Muslimah Negarawan berinisiatif menyelenggarakan forum diskusi mendalam bersama para pemikir umat, aktivis Palestina, dan pegiat Maqdisy, yang memahami betul urgensi melahirkan generasi baru demi pembebasan Al-Aqsa, langsung dari tanah mereka sendiri.

Diskusi panel mendalam dibuka dengan paparan riset singkat oleh peneliti Institut Muslimah Negarawan.

WAKTU DAN PELAKSANAAN

Hari/Tanggal  : Sabtu-Ahad, 10-11 Oktober 2026

Waktu : 19.30-21.30 WIB

Tempat : Ruang Zoom

URUTAN AGENDA

Sesi 1: Gaza dan Al Aqsa Agenda Kaum Muslimin di Seluruh Dunia

Sabtu, 10 Oktober 2026

  1. Zionisme dan Industri Perusakan Moral Generasi : Urgensi Konsep Islam dalam Menjaga Kehormatan Generasi, disampaikan oleh Lestari Admojo, M.Sc
  2. Pendidikan sebagai Perlawanan Ideologis: Telaah Ketahanan Muslim Palestina dan Relevansi bagi Indonesia, disampaikan oleh Cut Putri Qory, M.Pd

Panelis Sesi 1:

  1. Ibu Annisa Theresia, M.Si (Motivator & Murabith)
  2. Ibu Siti Muslikhati, M.Si (Dept. Hubungan Internasional UMY)
  3. Bapak Hanafi Rais, MPP (School of Liberation)

Sesi 2: Kontribusi Nusantara untuk Baitul Maqdis

Ahad, 11 Oktober 2026

  1. Navigasi Rantai Pasok Selat Malaka : Analisis Dampak Gerakan BDS terhadap Brand Impor Hewlett Packard, disampaikan oleh Dr. Ulfah Choerunnisa.
  2. Jejak Pembebas pada Selat Malaka dan Lautan Nusantara, disampaikan oleh Dr. Fika Komara.

Panelis Sesi 2:

  1. Bapak Yoyok Tindyo Prasetyo, M.T (Dosen dan Founder Ma’had ILS Panatagama Yogyakarta)
  2. Ibu Annisa Theresia, M.Si (Motivator & Murabith)
  3. Ibu Gita Hastarika, M.Si (Antropolog & Asosiasi Fana)

CP: Inna (0851 8689 6778)

Pilihan Kontribusi

Basic, Simpatisan, Solidaritas, Mujahid, Muhsinin

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “[InDepth Talk] Tiga Tahun Thufanul Aqsa: Peran Strategis Nusantara Melawan Zionisme Global”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top