Kafe sebagai Ruang Hibrida

Temuan Hasil Riset Kafe [1/4]

Generasi Z memanfaatkan kafe sebagai ruang yang tidak hanya menyediakan kenyamanan fisik, tetapi juga ruang sosial yang memberi ruang bagi pencarian identitas dan ekspresi diri. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa usia dua puluh hingga dua puluh empat tahun merupakan kelompok yang paling sering menghabiskan waktu di kafe. Kafe dipahami sebagai tempat yang mendukung pertemuan, percakapan, dan interaksi di luar rumah, kampus, atau kantor. Situasi ini memperkuat posisi kafe sebagai ruang publik yang hidup di tengah kultur urban anak muda.

Kecenderungan datang bersama teman menjadi salah satu temuan penting dalam penelitian ini. Interaksi sosial yang terbangun menjadikan kafe tempat yang nyaman untuk membangun relasi dan memperluas jaringan pertemanan. Persepsi positif terhadap kafe sebagai ruang ketiga menunjukkan bahwa anak muda memerlukan ruang alternatif untuk mengatur ritme kehidupan sehari hari. Seluruh temuan ini menjadi dasar kuat untuk memahami mengapa kafe dipandang sebagai ruang hibrida yang menyatukan kenyamanan fisik, kedekatan sosial, dan kehadiran identitas digital.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top